Tidak di sangka jika Rianti dan Sava akan sadar bersamaan. Kak Syam sampai bingung siapa yang ditemani lebih dulu. Kak Syam memilih menemui Sava. Istrinya dan Layla menemui Rianti untuk menenangkan Rianti yang terus bertanya tentang Sava dan ayahnya. Pandangan semakin jelas dan lemas masih terasa. Sava hanya menatap sekeliling ruangannya dengan kak Syam yang tersenyum duduk di sampingnya. Mata tajam Sava sangatlah polos dengan berbagai pertanyaan diotaknya. "Ini rumah sakit bukan rumahnya Putra. Sudahlah, jangan pasang wajah seperti itu! Mirip bayi!" Kak Syam sengaja mengejek Sava sembari memutar bola matanya. Sava menoleh. "Bagaimana Kakak tau apa yang kupikirkan?" tanya Sava lemas. Kak Syam mendesah. "Apa lagi yang ada diotakmu selain bingung? Jangan tanya lagi! Kau masih le

