87. Kesepakatan

1017 Kata

Percaya atau tidak, Sashi sudah bisa menebak tujuan kedatangan Santika kali ini. Bisa saja wanita yang kali ini sedang minum teh hangat itu sedang berusaha mencari tahu atau mengorek keterangan. Agung ditangkap oleh pihak berwajib dan menjadi tersangka utama kasus pembunuhan. Tentu bukan kasus yang ringan dengan ancaman hukuman dihukum mati. "Saya nggak tahu banyak, Ma. Lagian saya sibuk kerja." Sashi menolak menjawab pertanyaan Santika. "Sekarang Mama baru paham, kamu dan keluargamu sebenarnya tidak dekat. Kalian semua itu punya masalah yang sangat mengerikan. Bisa-bisa anakku ikut terkena imbasnya jika seperti ini." Santika seolah sedang mengolok-olok keluarga Sashi saat ini. Sashi enggan menanggapi dan memilih untuk diam. Membalas ucapan Santika bisa berakibat fatal. Sashi sudah paha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN