86. Kesaksian

1029 Kata

Aditya lantas duduk di samping sang istri. Ia menatap sang istri dari samping. Sashi memang seperti sedang banyak pikiran saat ini. Mata indah itu tidak bisa berbohong. "Kamu ada masalah?" Pertanyaan itu membuat Sashi menoleh ke arah sang suami. Tatapan mereka beradu, Sashi mengembuskan napas panjang. Ia menundukkan wajah untuk memutus tatapan itu. Aditya sejak dulu tidak pernah menatapnya. Baru kali ini sikapnya sangat berubah. "Laki-laki ketika berubah drastis itu tandanya ada masalah yang dibuat. Mereka mendadak baik untuk menutupi masalah yang telah dibuatnya. Terlepas dari apa masalah itu, hanya laki-laki yang bisa tahu." Ucapan menohok Sashi jelas membuat Aditya tidak bisa berkutik. "Tapi, tenang, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan kecuali kematian," lanjut Sashi lanta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN