Kecemasan Dimas

1062 Kata

* "Jadi ketemu Dito kapan, Pus?" Rea menatap sekilas ke arah Dimas yang mendekat ke mejanya. Sebenarnya dia malas membahas hal itu. Dia sendiri pun lupa kalau ada janji dengan Dito. Sejak Rea memutuskan untuk masih jarang membalas pesan Dito, lelaki tampan itu selalu ke rumahnya. Alih-alih menemuinya, justru dia menemui Mama Rossa. Kadang juga berbincang dengan Satya. Rea sangat heran kenapa Dito bisa seakrab itu dengan keluarganya. Hal itu pasti akan membuat Rea semakin sulit lepas dari Dito. Dimas duduk di depan Rea, terhalang meja. Gadis di hadapannya itu sedang sibuk mengoperasikan laptop. "Nanti jam makan siang," jawab Rea malas. Jarinya masih sibuk di atas keyboard. "Perlu gue temenin nggak?" tawar Dimas. Entah kenapa, dia merasa khawatir saat ini. Ada rasa takut ketika Rea me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN