PART 45

1094 Kata

Satoru berteriak, berlari kencang menembus keributan. Kekacauan kemudian bercampur teriakan histeris semua orang. Aku bergeming di sana. Masih terpaku pada sosok tinggi yang aku yakini itu bukanlah sniper. Erangan kesal Takeshilah yang membuat perhatianku teralih. "Kau baik-baik saja?"tanyaku berlutut, memindahkan kepalanya ke pangkuanku. Suara serak Takeshi, berhasil menguasai rasa gelisah. "Aku tidak sebodoh itu, Kirika. Tenanglah. Aku memakai rompi anti peluru." Takeshi menopang berat badannya dengan siku. Ia duduk menyeringai puas akan sandiwaranya sendiri. Ku tepuk sisi kepalanya kesal,"Sudah kuduga!" teriakku membiarkan Takeshi menepis pukulanku. Benar, ini bukan waktunya untuk sebuah pertengkaran. Takeshi berusaha berdiri dengan waspada lalu menatap sekeliling. Ia menarik u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN