PART 51

961 Kata

Kendaraan pertama yang melintas di kompleks sepi itu adalah sebuah truk sampah warna orange dengan huruf kanji bercorak artistik. Jujur, awalnya, aku tidak yakin mau meloncat masuk ke dalam jok berisi tumpukan seragam milik supir truk itu, tapi keadaan memaksaku. Sosok Arzhou yang tiba-tiba meloncat keluar, membuatku tidak berpikir dua kali untuk melakukannya. "Tuan, bisakah aku menumpang hingga halte terdekat?" Kuketuk jendela kaca itu. Beberapa saat kemudian, terlihat pria berjambang menjulurkan lehernya keluar. Menatapku dengan pandangan malas. Ia merokok dan kedapatan mengelap ingusnya dengan handuk yang melingkari lehernya. Ia terlihat curiga, tapi tetap menyuruhku cepat masuk. "Kau kabur?" tebaknya asal. Suaranya terdengar parau saat memutar kunci mobil. Mungkin ia meli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN