Himeko pasti sedang meracau bingung dalam hatinya saat melihatku datang dengan sosok yang sama sekali tidak terduga. Sahabatku itu bahkan bagai patung meski Arzhou memberinya salam dua kali. "Mu-chan? Itu adikmu?" Bukan Himeko, tapi wanita yang kuingat sebagai salah satu teman SMAku itu, tiba-tiba muncul dari kerumunan ramai di ruang tengah. Menghindari tatapan tajamku, Himeko yang tahu benar telah membuat kesalahan besar, hanya bisa pasrah. Reuni? Dia bilang perayaan rumah baru? Bagaimana aku bisa keluar jika ada banyak orang yang akan mengawasiku? "Kenapa? Apa kita tidak akan masuk? Kalau begitu pulang saja." Arzhou menyela, menyentuh lembut bahuku agar aku segera mengambil keputusan. Jarak dari rumah memang cukup jauh dan Akechi tidak akan begitu saja memaafkan kami. Mendengu

