PART 56

658 Kata

Bulan separuh yang mengintip kami di sela pepohonan bambu, serasa ikut meredup saat Takeshi merengkuh leherku menuju bibirnya.    Pria itu, tidak berubah. Lidahnya dengan pintar menari lembut di dalam mulutku. Menghisap dan menyapu sisa gairah yang menumpuk.   Tubuhku menggelinjang kecil, merespon sentuhan Takeshi yang mulai tak terkendali.    Aku tidak menyangka, lama tak disentuh olehnya, membuat gairahku kelaparan. Sungguh tidak tepat waktu, tapi menolak seorang pria yang tengah dibakar gairah, bisa menjadi hal buruk.    "Kirika, jantungku berdetak lebih keras dari biasanya." Dengan sedikit terengah, Takeshi melepas bibirku, diangkatnya tubuhku menuju pintu masuk.   Mulanya aku tidak percaya, tapi saat jariku menyusup ke dalam kaosnya, sebuah degupan tak biasa, berhasil mengej

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN