“Titip Brian dan Ambar, ya.” Mobil bergerak meninggalkan lokasi dengan tubuh Sabrina berdiri mematung. Wanita bermata sipit tersebut menatap kepergiaan Bu Retno dengan heran. Kenapa Tante menangis, ya? Hanya memberi keterangan di kantor polisi, ekspresinya kayak jadi tersangka, batin Sabrina. Saat Sabrina sedang asik dengan ponsel, terdengar suara mobil berhenti di luar gerbang. Wanita bermata sipit ini langsung mendongak untuk melihat penumpang mobil. Sabrina pun terperangah, ternyata ibu Sapto sedang turun dari taksi. Sabrina bangkit dan segera berjalan menghampiri mereka. “Selamat sore,”sapa ibunya Sapto saat Sabrina telah dekat gerbang. “Selamat sore, Bu,” balas Sabrina sambil membuka pintu gerbang lalu mempersilakan sang tamu untuk masuk. Kemudian, dia pun menutup kembali. “Sapt

