I WANT YOU

1085 Kata

Ambar tak menghiraukan Rafael. Dia melangkahkan kaki untuk membuka pintu langsung ke ruang tamu dan buru-buru keluar. Lidya segera berlari mengejar wanita berkuncir kuda ini. Beruntung, langkah kaki Rafael lebih cepat menghadang Ambar yang akan memasuki lift. “Angel! Aku jelasin dulu,” mohon Rafael sambil memeluk tubuh Ambar. Pria berparas Latin ini mengurai pelukan lalu dengan memegang kedua bahu Ambar, dia menatap lembut ke mata Ambar. “I want you to hear me, please. Seminggu lalu, aku diajak Lidya membezuknya. B’coz, she wants my death. Dia yang suruh orang untuk menyandera aku dan beruntung aku lolos. Dia hanya tau, aku telah lolos lalu mati dalam kecelakaan pesawat. Saat aku datang, dia terkejut. Dan sekarang mati dengan meninggalkan surat. I don’t know, what for?” Ambar seketika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN