TAMU TAK DIUNDANG

1095 Kata

“Ah, Abaaang. Aku gak tahan,” ucap Ambar sembari menekan p****t Sapto. “Ayo, Sayang ... Aah ... aah. Sayaaang,” sahut Sapto yang mulai berkeringat. “Abaaang ....” “Ya, Sa-yaaang ... ayo barengan,” ucap lembut Sapto sembari menatap raut wajah Ambar yang mulai berkeringat lalu saat merasakan puncak pelepasan, Sapto mengulum bibir Ambar sangat kuat. Sesaat tubuh mereka mengejang bersamaan lalu melemas. “Sayang, terima kasih. I love you,” ucap Sapto sembari menuntaskan sisa cairan dalam tubuh Ambar. “Abang, Sayang. I love you too,” jawab Ambar lalu mengecup leher Sapto hingga meninggalkan jejak merah. “Beri Abang kesempatan merasakan cintamu sepenuh hati, Sayang,” ucap Sapto sambil memeluk tubuh istrinya. “Ya, Abang. Aku akan lakukan yang terbaik dengan cinta.” “Beneran? Gimana dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN