30. Serangga Biru

1056 Kata

Driver perempuan di depan kami benar-benar gila. Melajukan mobil merahnya di jalan yang sepi dengan kecepatan lebih dari 100 km/jam. Jayen sampai ketakutan sembari berpegangan pada sandaran kursi di depannya.  “Eran, kita turun saja,” bisik Jayen dengan bibir gemetar. Namun ada yang menarik perhatianku sejak tadi. Mobil ini berbau manis. Sejak tadi aku mencari darimana asal bau itu, tapi tak juga menemukannya.  Hidung dan telingaku adalah indera yang menjadi lebih tajam setelah kecelakaan dan dua mataku tidak berfungsi. Hukum alam yang terjadi memang demikian. Bila salah satu indera kita tak berfungsi, maka fungi indera lain akan menjadi lebih tajam. Dan aku bersyukur seiring dengan mulai berkembangnya fungsi penglihatanku, inderaku yang lain sudah terlatih sehingga tidak menurun fungsi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN