18. Rahasia Cherry

1113 Kata

Jenderal Baron tersenyum puas saat meletakkan gagang telepon. Berita dari pesawat yang mengantar Kapten Eran dan tim-nya menjalankan misi, telah memicu konflik. Ketegangan terjadi di negara tersebut, dan pesawat Kapten Eran kesulitan meninggalkan bandara. “Kamu terlahir untuk berperang, Eran,” gumam Jenderal Baron. “Tak ada yang bisa menghapus itu dari jiwamu, meski selama dua tahun terakhir kamu terperangkap di kursi roda. Jiwamu adalah di medan laga.” Jenderal Baron diminta segera mengirimkan situasi di Kesatuan terkait konflik yang dihadapi Kapten Eran, tapi dia masih menahan diri. Dia ingin, Kapten Eran sendiri yang kan menghubunginya. Apa yang disampaikan pilot tentang bangunan di bandara yang tiba-tiba meledak dan membuat kacau suasana adalah inisiatif dari anak buah saja. Sang Pem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN