Gia menghilang, Gina beraksi

1082 Kata

“Hallo.”   “Hallo nyonya Abimana Huasin. Di manakah anda saat ini? Aku sudah cukup rumit di pagi yang indah ini hanya untuk mencari mu.” terdengar nada jengkel dari ujung telepon Gia.   Dia tau, sahabatnya ini akan sangat khawatir jika dirinya tidak ada di rumah. Tapi, kenapa pagi-pagi sekali seperti ini?   “Kenapa juga kamu nyari aku pagi-pagi begini? Berasa punya suami saja aku. Padahal baru semalam aku tidak di anggap istri dan juga anak oleh mereka semua.” kata Gia mengasihani dirinya sendiri.   “Apa maksud kamu?”   Nova jelas kaget dengan peryataan Gia yang ambigu. Selama yang dia tau, Abimana Husain sangat protektif pada Gia. Apalagi setelah menjadi istrinya, kelihatan sekali kalau Abim sangat mencintai Gia. Tapi setelah mendengar apa yang di ceritakan oleh Gia, Nova se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN