Hancurnya hati Gia

1271 Kata
Siang itu Gia sudah masuk kuliah, dua hari berada di apartemen membuatnya sedikit jenuh. Kedatangan Gia di sambut gembira oleh Nova dan tidak jauh dari tempatnya saat ini ada Ibra yang memperhatikan keduanya. Lelaki itu mengira jika Nova sudah mengatakan semuanya pada Gia. Melihat betapa marahnya dia kemarin saat bersama dengan Meila. Ibra tidak segan lagi mempertontonkan kemesraannya di depan Gia maupun Nova. Dia tidak tau saja jika Gia belum mengetahui cerita Ibra kemarin. Tetapi, saat ini? Gia melihat langsung lelaki itu duduk memangku Meila. “Mei, kalian berhubungan? Ah syukurlah aku tidak berpura-pura lagi. Ini terima kembali cincinmu aku tidak bisa menerima dua cincin di jari ku.” Dua cincin? Apa maksud Gia? Ibra kaget dengan apa yang di katakan oleh wanita yang selalu berlindung di balik punggungnya itu. Apa selama ini Gia menyembunyikan sebuah fakta, sehingga dia tidak tau apa yang terjadi? “Ya, seperti yang kau lihat. Maafkanlah aku yang sudah sangat egois padamu. Aku hanya bertaruh dengan Ibra, agar dia bisa mendapatkan kamu sebelum aku menerima cintanya. Maafkan aku sekali lagi.” Ucap Meila merasa menang. “Ah begitu... Aku tidak sungkan kalau begitu. Aku sama sekali tidak memiliki perasaan pada lelaki ini,” Gia masih memiliki perasaan untuk tidak mengekspos kebenarannya. “Aku tidak mengira kalau kamu sudah jatuh terlalu dalam pada permainan Ibra. Pasti dia memberikan mu harapan kosong yang menyakitkan, sampai kamu mengatakan hal ini untuk menyelamatkan muka mu. Aku tidak menyangka jika kamu semurahan itu.” Cibir Meila yang merasa cukup menang dari Gia yang katanya gadis polos dan juga baik. Kecantikan yang di miliki Gia terpancar dari hati. Tapi lihatlah saat ini, Meila bahkan puas melihat wajah malunya. Malu, Gia benar-benar di permalukan oleh pasangan yang mengaku mengerjainya. Tapi dia Gia, yang mungkin akan diam saja dengan apa yang sudah di lakukan oleh Meila dan Ibra. “Oh aku jatuh dalam permainan itu? Maaf aku bukan gadis yang bisa jatuh cinta pada orang sembarangan.” Orang sembarangan? Apa tidak salah dengar? Yang paling mengejutkan adalah Gia menjawab apa yang di katakan Meila. “Ibra, ambil cincin tembagamu ini. Aku bisa membeli cincin emas untuk memenuhi seluruh jari-jari ku, jadi tidak butuh ini. Aku menerima cincinmu bukan karena aku jatuh cinta padamu. Tapi aku mau menyelamatkan muka mu dari rasa malu. Mungkin memang kamu terlahir dari air comberan, makanya tidak bisa melihat itu. Aku yakin, saat aku menerima cincin itu. Kamu sangat bahagia bisa menaklukan ku, sayangnya tidak. Aku Cuma tidak mau kamu malu.” Gia menekan setiap ucapannya. Saat hendak pergi meninggalkan tempat itu, Gia berbalik dan menatap sekilas kedua pasangan super percaya diri itu. “....Peryaca atau tidak, di jari manis ku sudah ada cincin pernikahan. Bukan hanya cincin emas yang akan melingkar di hatiku. Tapi cincin berlian yang akan menghiasinya, suamiku tak sekere kamu.” Gia benar-benar hebat, Nova diam-diam mengambil video itu dan melakukan siaran langsung. Bukan hanya para mahasiswa yang menyaksikan live Nova. Abim dan Ricky yang di tag pun melihat aksi Gia secara langsung. Abim tersenyum menyaksikan istrinya dengan berani memberi pelajaran pada lelaki b******n itu. Sangan tidak di sangka Gia yang biasanya bersembunyi di belakang punggungnya itu bisa mengatakan kata-kata yang seperti itu. Siaran langsung itu di tonton banyak orang, hampir seluruh mahasiswa di kampusnya. Ibra sudah tidak punya muka lagi berada di kampus ini karena kenyataan yang di ekspos oleh Gia. Dasar wanita sialaan itu membuatnya merugi begitu banyak. Bahkan nama baiknya sudah tercoreng karena masalah ini. Setiap mahasiswa melihatnya dengan tatapan jijik, muak dan mau muntah. Tidak ada yang bisa di lakukan Ibra selain meninggalkan kampus untuk saat ini. Benar, mungkin beberapa waktu saja semua akan segera menghilang. Tidak membuang-buang waktu lagi, Ibra langsung meninggalkan area kampus dan di ikuti oleh Meila sebagai kekasihnya. Di tengah perjalanan, Ibra menerima panggilan dari keluarganya. Di sana Ibra mendapatkan kabar, jika keluarganya sudah di depak dari negara ini. Siapa yang sudah di singgung kali ini? “Kita akan segera pinda ke Myanmar, di sana kita akan memiliki semuanya kembali. Sekarang, cepat menyusul ke bandara.” Orang tuanya tidak menerima bantahan, karena semua sudah berakhir di sini. Dengan patuh Ibra mengikuti orang tuanya ke Myanmar dan meninggalkan segalanya di sini. Termasuk Meila. Gia tidak tau apa yang terjadi, dia hanya meluapkan emosi saat itu. Dia bahkan tidak berpikir untuk melakukan sesuatu yang menyangkut keluarga seseorang. Tetapi Abim, lelaki yang kini sudah resmi menjadi suaminya lah yang melakukan hal itu. Abim merasa jika Ibra bukan lelaki yang baik untuk Gia, meski hanya berteman. Nyatanya, lelaki itu pernah hampir menyentuh Gia di masa lalu. Tindakan antisipasi yang sangat bagus di lakukan oleh Abim. Kekuasaan seorang Abimana Husain tidak bisa di anggap remeh. Hampir seluruh kota tunduk pada seorang Abim, kekuatannya jauh lebih besar dari yang di bayangkan Gia sebelumnya. Rupanya bisnis lelaki itu tidak hanya sebatas properti saja. Keluarga Husain telah bekerja sama dengan perusahaan berlian dan perhiasan di dunia. Salah satunya Tiffany gold dan Sarah Diamond. Pantas saja lelaki itu selalu di kelilingi oleh wanita-wanita cantik. Reputasinya tinggi, dia lelaki hebat yang terkenal dingin. Namun sayangnya di mata Gia dia lelaki cerewet dan juga suka mengatur. Ya... Semenjak Abim masuk ke dalam kehidupan kakaknya, lelaki itu suka ngatur gia. Kamu harus begini, kamu harus begitu. Kamu tidak boleh begini, kamu tidak boleh begitu. Tapi, di balik semua itu, Abim orang yang baik dan loyal. Tidak pelit seperti kakak ipar pada umumnya. Hari itu Gia ingin sekali mengunjungi suaminya di kantor. Sangat aneh sekali rasanya, Gia ingin aja bertemu dengan Abim. Berjalan menyusuri lorong yang tampak sepi di lantai ketujuh belas. Gia seperti mendengar sebuah rengekan manja dari dalam ruangan. Dinding itu terbuat dari kaca, namun berwarna hitam. Jadi tidak bisa di tembus oleh pandangan. Semakin mendekat suara itu semakin jelas terdengar. “Sayang, aku sudah ada di sini. Jangan ngambek lagi, aku tau kamu masih marah karena aku memilih menjadi model. Aku sudah menyelesaikan kontrak ku sayang, aku sudah kembali. Dan aku pastikan akan tetap di Indonesia hanya untuk bersamamu.” Itu suara Lolita, tidak salah lagi. Hati Gia berdesir, ingin hati dia masuk dan menyeret wanita itu keluar dengan paksa. Tapi itu tidak mungkin, dia hanya wanita simpanan. Gia di nikahi oleh Abim secara diam-diam karena kasus pemerkosaan yang ia lakukan. Ini benar-benar memalukan bagi Gia. “Iya, tapi beri aku waktu untuk menyelesaikan pekerjaan ku ini. Kalau kamu duduk di situ, bagaimana aku bisa kerja.” Kata itu terdengar lembut di telinga Gia. Hatinya hancur saat ini, bagaimana bisa dia mengatakan cinta pada lelaki yang sama sekali tidak memiliki perasaan untuknya. Gia berharap bumi akan berlubang di sebelahnya saat ini, sehingga dia bisa mengubur diri hidup-hidup. Bahkan ucapan Abim tadi malam juga tidak selembut ini padanya. Tidakkah kau tau, Gia? Dia hanya membohongimu. Ucapannya semua itu palsu. “Aku tau, tapi aku rindu duduk di pangkuan mu. Aku juga merindukan cumbuanmu” Wanita di dalam semakin tidak tau malu. Gia sudah tidak tahan lagi mendengar kata-kata yang begitu manja tertuju pada suaminya. Gia meninggalkan gedung berlantai dua puluh itu dengan dadaa gusar dan linangan air mata. Sedangkan di dalam, Abim berusaha untuk tidak meledakkan emosinya pada wanita yang duduk di atas meja kerjanya. Apa yang di dengar Gia benar, hanya saja Gia tidak tau bagaimana perasaan Abim pada wanita ini. Loly orang yang penuh dengan trik, Abim tidak mau kenakan oleh taktik yang di mainkan oleh gadis ini. Abim tengah mengelola sebuah proyek dengan harga jutaan dolar bersama keluarga Lolita selama hampir satu dekade. Kerja sama yang di bangun dari keprofesionalan keluarga Lolita, berujung pada sebuah pemaksaan pernikahan untuk Lolita dan Abim. Itu semua untuk proyek tambang berlian yang di kuasai oleh keluarga ibunya Lolita. Sarah Diamond.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN