Malam telah hadir dalam suasana yang berbeda di hari pernikahan ini. Seiring dengan jumlah tamu mulai berkurang, Yu Ri mohon izin untuk beristirahat di kamar. Wajahnya juga sudah pucat tampak kelelahan menjalani resepsi pernikahan seharian. "Ayo bareng Abang aja. Kita sholat magrib bersama," ajakku. Yu Ri tersenyum bahagia. "Iya, Bang. Alhamdulillah sekarang aku udah punya imam," kata Yu Ri malu-malu. Kugandeng tangannya. Kami berjalan memasuki kamar. Seketika kutangkap betapa bergetar tangan Yu Ri. "Kamu sakit?" tanyaku. "Nggak, Bang. Cuma pingin istirahat aja di dalam," jawab Yu Ri. Kasihan Yu Ri. Dia pasti sangat keletihan apalagi pakaian adat Melayu tadi lumayan berat aksesori bagian mahkota pengantin. Ada sekitar dua gaun pengantin modern yang dipakai Yu Ri setelah mengen

