Mengikuti instruksi dari Lia yang menjadi MC, semua orang berpindah tempat ke dekat kolam renang. Mereka kini berdiri melingkar dengan tangan yang saling berpegangan. Ane berdiri tepat di samping Edo, jantungnya tiba-tiba berdebar cepat karena dirinya kini sedang berpegangan tangan dengan pria itu. Bahkan kesedihan dan sakit hatinya tadi tiba-tiba menguap begitu saja, digantikan oleh rasa senang bercampur gugup. Permainan akan segera dimulai, itulah mengapa mereka harus berdiri melingkar di pinggir kolam renang. “Akan saya jelaskan permainan yang akan kita mainkan di sini,” ucap Lia dengan pengeras suara. Dia berjalan ke arah meja dimana ada sebuah bola tenis tergeletak di dalam sebuah kotak. “Jadi, permainannya seperti ini. Kalian akan memegang bola ini dan harus kalian berikan pada

