My Dog, 30

2781 Kata

Begitu Ane menekan bel pintu apartemen Edo, sosok yang muncul di balik pintu adalah gadis itu. Gadis yang kini terbelalak kaget karena melihat kedatangan Ane. Di wajahnya yang cantik masih ada bekas luka cakar meski sudah memudar. Ane jadi ingin tersenyum jika mengingat siapa orang yang menciptakan luka itu di wajah mulus Kiran.  “Ngapain lo ke sini?” Tanya Kiran sembari berpangku tangan dengan angkuh di depan Ane. “Yang jelas bukan mau ketemu lo.”  Kiran tercengang karena terkejut mendengar Ane yang biasa bicara sopan dan ramah padanya, kini berubah ketus dan sinis.  “Minggir,” kata Ane sambil menerobos masuk dan menabrak bahu Kiran cukup kencang sehingga gadis itu nyaris terjengkang ke belakang.  “Gak sopan banget lo masuk tanpa permisi!” Kiran yang tak terima Ane masuk begitu saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN