Dua hari berlalu sejak Ane pergi meninggalkan istana. Alcander mulai merasakan kekosongan. Istana ini kembali sepi tanpa kehadiran gadis itu. Meskipun jarang menghabiskan waktu bersama karena Alcander sibuk dengan tugas-tugasnya tapi suara Ane sering terdengar olehnya, entah itu ketika Ane sedang mengajak pelayan mengobrol atau sekadar berjalan-jalan sambil menyenandungkan lagu yang gadis itu suka. Atensi Ane di dalam istana selalu diperhatikan oleh Alcander walau Ane mungkin tak menyadarinya. Sebenarnya Alcander diam-diam sering memperhatikan dan memastikan Ane baik-baik saja di istana ini. Tapi sekarang tak melihat gadis itu berlalu-lalang di dalam istana entah kenapa membuat Alcander tak tenang. Terlebih saat dia menyaksikan saat Ane pergi dengan menunggangi kuda pemberian raja. Alcan

