Ane menggaruk-garuk belakang kepalanya yang sebenarnya tak gatal begitu melihat Edo sudah memegang kenop pintu. Ane menggigit bibir bawah berserta meremas ujung piyama sendiri begitu kenop itu diputar Edo hingga pintu pun terbuka sempurna. Begitu Edo masuk ke dalam kamar Ane, bergegas gadis itu mengekori di belakang. Jantungnya berdebar tak karuan takut Edo menemukan Alcander. Entah apa yang akan dipikirkan pria itu jika sampai menemukan Alcander di kamarnya. Ane hanya takut Edo akan salah paham dan berpikir yang macam-macam tentang mereka berdua. Bagaimana nanti dia menjelaskan semuanya? Memangnya Edo akan percaya jika Ane memberitahu Alcander adalah jelmaan dari Dipsy? Ane yakin pria itu pasti menganggapnya gila jika sampai menceritakan kebenarannya karena Ane sendiri sekarang merasa p

