Kebohongan Kedua

1084 Kata

"Kau yakin dengan ini, Nana?" Marina memastikan sekali lagi. Sepulang sekolah, sesuai dengan kesepakatan kedua gadis SMA itu berniat ke tempat di mana Marina bekerja. Memperkenalkan Nana sekaligus menjelaskan apa-apa yang harus gadis itu lakukan. Namun, sepertinya masih ada setitik keraguan di hati Marina. Menjawab keraguan itu, dengan mantap Nana mengangguk. "Iya, Kak. Aku yakin," ucapnya. Marina langsung mengangguk. Setelahnya mereka bergegas beranjak menuju tempat yang dituju. Sebuah minimarket cukup besar berdiri kokoh di tepi jalan. Usai turun dari motor, Nana memandang minimarket di depannya dengan perasaan gugup. Ia sudah yakin dengan keputusan yang diambil. Akan tetapi di saat yang sama, gadis itu merasa sedikit ragu. Akankah ia bisa berbaur dengan lingkungan yang baru. Namun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN