"Dad!" Tanpa permisi atau berbasa-basi Raja segera masuk. Namun alangkah terkejutnya ia melihat sosok Kamerun yang berdiri tepat dibelakang Marcus menggunakan seragam OG kantor ayahnya. "Kamerun!" Kamerun hanya mampu meneguk ludahnya sendiri dalam-dalam. Perasaan takut semakin mendominasi dirinya. Oh! Astaga. Cobaan apa lagi ini? "Jagoan daddy ada apa datang kemari!" Marcus mencoba mengalirkan suasana yang sedikit menegang karena Raja menatap Kamerun tanpa berkadip meski tubuhnya menjoba menghalangi pandangannya terhadap Kamerun. "Tu-tuan boss saya mohon permisi! Mau mengambil alat pel saya yang tertinggal." Kamerun berusaha menghindar dari tatapan Raja namun semua sia-sia saat tangan Raja mencengkram lengannya. "Sejak kapan lo kerja disini?" Tanya Raja dengan expresi sangat-sangat

