~Ale POV ~ Dia membulatkan matanya ketika aku meminta bantuan untuk membuka bajuku, aku tahu dia terkejut tapi bagaimana lagi anggap saja ini imbalan. "Sudahlah Brendy aku tidak akan macam-macam." ucapku meyakinkan. Dia sejenak berpikir dan menatap ke arah ku, kurasa dia menyetujui itu. "Baiklah." dia berkata dengan berjalan menuju arahku, tentu dengan perasaan gugup, aku bisa melihat itu. Dia mendekati ku, aku merasa sedikit kaku ditambah kaos yang tadi aku belikan cukup tipis sehingga bra yang ia kenakan mencetak dan terawang dari luar, astaga aku benci pikiranku. "Oh s**t aku tidak ereksi kan?" Batinku. "Ehem cepatlah!" ucapku karena dia terlalu lama. Dia membuka kancing bajuku satu persatu tangan yang lembut itu, menyentuh ku seakan mengerayangi tubuhku membuat tubuh semakin ge

