35-36 🦋

1171 Kata

Satu bulan kemudian . . . Hadid sedang sibuk sekali, hidup sendirian dengan rumah berantakan dan tak terurus. Hadid bertekan tangan di pinggang melihat keranjang baju kotornya penuh terisi, tergeletak di dapur. Ia lupa membawa ke tempat pencucian, pun dapurnya masih berbekas piring kotor sisa makan sejak dua hari yang lalu. Aroma dapurnya sudah tak layak disebut sehat. "Aku butuh pembantu," ujar Hadid kepada diri sendiri. Hadid sudah terbiasa dengan hidupnya tanpa Anin, tetapi akhir-akhir ini ia memang sibuk sekali. Kadang pulang ke rumah hanya untuk mengambil baju ganti atau tidur beberapa jam. Sejak tak ada Anin rumahnya jadi sepi dan kurang nyaman untuk ditinggali. Hadid mengambil beberapa buku sembarangan dari tumpukan di dalam lacinya kemudian membawa dalam tas dan angkat kaki dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN