36 🦋

1282 Kata

Suara murottal menggaungkan kemenangan sementara mesin cuci berhenti dan diam. Anin bersyukur hal-hal yang melibatkan fisiknya bergerak membantu menyingkirkan Hadid sesaat dari kepalanya. Anin mengeluarkan pakaian dari tabung pengering, selagi cuaca panas ia hendak menjemur pakaian di luar. Saat ia membuka pintu Anin melihat sekilas sosok Furqon yang terburu-buru masuk mobil dan menjauh dengan wajah tegang. Mungkin laki-laki itu hanya kebetulan berada di sekitar sini, pikir Anin. Ia tak mau menduga-duga hal lain antara Furqon dan Haura. Anin akan lebih tenang dengan pikiran yang bersih tanpa prasangka buruk untuk mereka. Anin melewati siang dengan makan buah sendirian sambil menunggu pakaian mereka kering. Haura baru akan pulang sore nanti. Sementara sendiri Anin juga mengulang hafalannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN