Tak Tak Tak "Momok kirain Ran tadi mandi, soalnya sama banget," celetuk Moti sambil berjalan maju mendekat ke arah Randra. Pandangan Randra masih syok, ia bahkan menjatuhkan buku tadi di tempat tidur Moti. "Handuknya sini, Momok gantung lagi di kamar mandi," pinta Moti, tangannya terulur ke arah Randra. "Ran?" panggil Moti. Tak ada respon. "Ran?" panggil Moti lagi. Diam. "Ran?" untuk yang ketiga kalinya. Hening, Randra hanya menatapnya dengan pandangan sulit di artikan. Moti dongkol, sebab pemuda yang ia panggil berulang-ulang ini tak merespon atau menyahutnya, hanya memandanginya saja. "Ck! Memang orang tuli tuh susah banget dipanggil-panggil," decak Moti. Pok Pok Pok Moti menepuk-nepuk tangannya, katanya itu adalah isyarat untuk orang tuli, pikirnya. Randra tersadar, ia

