"Ada yang aneh dengan Randra," Busran bersuara. Mustaf mengangguk tanda membenarkan. "Dia tidak seperti bisanya," lanjut Busran. Mustaf mengangguk lagi. "Ada apa dengan dia? Kau lihat wajahnya itu, Mus? Aku bahkan takut mendekat," tanya Busran. "Iya," sahut Mustaf lalu ia melihat ke arah pandang Randra sekarang. Ia mengerutkan keningnya. "Jangan bilang kalau dia sedang...oh astaga!" "Kau lihat itu, Busran? Arah pandangnya mengarah ke arah anggota Shadow Rain sekarang," Mustaf menunjuk. "Bukan, bukan ke arah anggota Shadow Rain, lebih tepatnya ke arah gadis berambut merah bata itu," koreksi Busran. Busran dan Mustaf saling memandang. "Adiknya Agil!" syok mereka berdua. Clara memandang sinis ke arah Moti yang sedang disibukan oleh para anggota Shadow Rain. "Gadis sialan itu ben

