Empat hari kemudian. Setelah pertandingan hari sabtu lalu, kini aktivitas persekolahan dari kedua sekolah itu berjalan seperti semula, ya, setidaknya bagi sebagian besar murid-murid di sana, berbeda dengan Febrian yang bertingkah aneh sejak ia kalah dari Bari, ya, ia kalah, Febrian Angta seorang wakil Shadow Rain kalah dari seorang anggota biasa Bari Saputra, sungguh memalukan bagi Shadow Rain. Febrian yang merupakan senior di SMA itu kalah tanding dengan Bari yang merupakan junior setahun darinya di situ. "Ada apa dengan Febrian?" Ussy bertanya memandang ke arah temannya itu. Mali menggelengkan kepalanya tanda tak tahu, sebab yang ia lihat, sejak mereka masuk dari hari senin lalu sampai hari rabu ini, Febrian kelihatan berbeda. "Ada yang aneh dengannya," sahut Mali. "Sebenarnya dia k

