33. Kakak-adik

1351 Kata

"Momok! Cepat! Nanti telat!" Agil berseru. Seperti biasa yang sudah dijalani Agil selama hampir dua minggu ini, ia selalu mengantar dan menjemput sang adik jika ke sekolah dan pulang. "Anak itu, lama sekali dia," ucap Agil tak sabaran. Sudah lebih dari 15 menit ia menunggu sang adik, dan entah keberapa kali juga dia menyerukan nama sang adik agar cepat. "Momok!" Agil kesal. "Kakak tinggal yah?!" Tak Tak Tak "Tungguin Momok dong kak Agil!" seru Moti berlari keluar rumah menuju mobil kakaknya yang sudah terparkir rapi di depan pintu rumah. "Ck! Kenapa lama? Nanti terlambat," cebik Agil. Brak Pemuda itu masuk ke dalam mobil disusul adiknya. "Momok tadi ke kamar mandi dulu kak," jawab sang adik. "Ngapain juga kamu ke kamar mandi  pagi-pagi begini?" Agil masih mencebik. "Ck! Yah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN