59. Calon nyonya Basri telah terpilih

1708 Kata

"Eh! Ran!?" Moti menoleh bingung ke arah Randra. Randra melirik ke samping Moti, di sampingnya ada sang kakek yang sedang tersenyum manis. "Kakek?!" Randra menaikan sebelah alisnya. "Oh!? Ran kenal kakek Aji?" tanya Moti. "Kakek Aji?" Laras dan yang lainnya beo. Moti mengangguk antusias. "Iya, kakek Aji, Momok ngajak kakek Aji makan juga disini," ujar Moti girang. Gadis itu tersenyum riang ke arah Mochtar. "Ayah, kakek Aji boleh makan sama kita kan? Kan katanya ayah, kita mau makan malam, sekalian sama kakek Aji saja makan malamnya, kasihan nanti kakek Ajinya lapar," ujar Moti sedih. Mochtar menjatuhkan rahang bawahnya, Randra tak mampu berkata-kata, apalagi Iqbal dan Laras. Moti mengajak kakek itu makan, Dimas Aji Basri, sang pemilik Basri Group itu, ini kebalikannya, seharusnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN