"Kak Cika, Momok pakai baju yang ini yah?" Moti keluar dari kamar mandi yang ada dikamar Randra. "Eh!? Kak Agil?!" matanya membulat sempurna. Disana, di depan dinding kamar Randra, Agil berdiri sambil menenteng tas kresek bewarna putih. Moti berdiri diam ditempatnya. Sedetik kemudian gadis itu berbalik hendak kembali masuk ke dalam kamar mandi. Tak Tak "Maaf," Agil membuka suara. Sret Moti menghentikan langkah kakinya, tangannya sudah terulur memegang gagang pintu kamar mandi. "Seharusnya kak Agil dengar penjelasan Momok dulu," lanjut sang kakak. Moti menunduk, ia masih membelakangi sang kakak. "Kakak salah, bahkan kak Agil terperdaya oleh emosi dan omongan tak jelas dari orang-orang, seharusnya kakak tanya Momok dulu tentang kebenarannya," jelas Agil. Bahu Moti bergetar. Agil

