"Kalau kamu taruh semua pewarna ini di satu tempat begini, memang hasilnya nanti tidak baik," ujar Randra mengomentari Moti. Moti melirik ke arah Randra. "Lalu Ran maunya apa sih? Dari tadi kayaknya Momok salah-salah terus deh," balas Moti agak kesal. Randra melirik tajam ke arah Moti. "Shh...," Moti meringis takut. "Iya iya, ini Momok ngulang lagi dari awal, Ran jangan lihat-lihat Momok kaya gitu dong, Momok kan jadi takut," Randra menggeleng-gelengkan kepalanya. "Manusia tidak beres," cibir Randra dalam hati. Moti sedang mencampurkan pewarna dengan air sesuai dengan perintah dan intruksi dari Randra. Tangannya akan mencampurkan warna merah dan kuning. Hap "Oh?!" Moti menoleh ke arah Randra. "Kenapa tangan Momok dipegang?" tanya Moti. "Warna merah ini kamu harus campur denga

