Arifin Marah.

1069 Kata

Sebelum pergi Andrie mengucapkan terima kasih dan berpamitan kepada Rano dan Pras serta karyawan lainnya yang sudah membantunya menemukan Siti. Adib berdiri memperhatikan Siti. Siti membuang muka tidak ingin melihat wajah Adib. Setelah berpamitan mereka pun meninggalkan ruangan itu. Siti dan karyawan hotel berjalan lebih dulu sedangkan Andrie mengikuti mereka dari belakang. Baru saja mereka berjalan beberapa langkah Adib berkata dengan kencang, “Hei, Bung! Jangan sentuh-sentuh Siti! Dia cewek gue.” Andrie tidak mengindahkan perkataan Adib, ia terus melangkah. Namun, Siti berhenti melangkah setelah mendengar perkataan Adib. “Mbak kenapa?” tanya karyawan hotel. Siti tidak menjawab, ia membalikkan badan menghadap ke belakang. Ia memandang tajam ke arah Adib. “Sudah, Sit. Jangan diladeni!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN