Velove merasa sangat tersanjung dengan apa yang Zio lakukan padanya. Dari cara laki-laki itu membuka pintu seakan Velove ini adalah Tuan Puteri yang harus dia layani sepenuh hati. Huh malam ini akan menjadi malam yang sangat mengagumkan. Velove meremas tangannya gugup. "Kita akan kemana Kak?" tanya Velove. "Aku akan mengajakmu ke suatu tempat yang mungkin belum pernah kamu datangi," ucap Zio tersenyum ke arah Velove. Velove mengangguk, dia mempercayakan malam ini pada Zio. Suara alunan musik membuat mereka berdua diam merenung. Lagu itu, lagu menanti sebuah jawaban dari grup band Padi seakan menyindir hubungan mereka berdua. Saling cinta? Iya! Sudah lama dekat? Iya! Saling melindungi? Iya! Pacar? Bukan! 'Sungguh miris, lelaki ini tidak peka,' sungut Velove dalam hatinya, dengan se

