Nadia dan Fernand tidur bertiga menemani Velove yang sedang sakit , badannya masih panas tidak ada tanda-tanda demam tubuh Velove menurun. Nadia juga siap siaga dengan kain kompresan beserta air dinginnya. Berkali-kali Nadia terjaga dari tidurnya untuk memastikan kain kompresan itu masih basah, Fernand juga terkadang bangun untuk melihat infus yang tergelantung pada tongkatnya. Nadia bangkit dan membangunkan Fernand untuk shalat tahajud karena ini sudah jam 2 dini hari. "Ayo kita shalat dulu," ajak Nadia menepuk pelan pipi Fernand. Fernand mengerjapkan matanya dan mengangguk, "Sunshine, kamu ambil air wudhu dulu gih," suruhnya pada Nadia dengan suara serak. Nadia melenggang pergi dari kamar Velove meninggalkan Fernand yang memegang kening Velove. "Dasar anak keras kepala, ckckkk " c

