15. Dia Velove

1032 Kata

Denis lalu berlari menyusuri jalan keluar, dilihatnya seorang gadis memasuki mobil, rambutnya berwarna coklat gelap sepunggung. "Tunggu, hentikan mobilnya," teriak Denis namun tidak ada hasil, mobil itu melesat keluar dari pelataran rumah sakit. Denis berjalan dengan lesu menuju ruangan operasi,"Kata perawat tadi gadisnya sangat cantik dan dia menitipkan ponsel Dena pada perawat," jelas Inara menghampiri Denis yang terlihat sangat frustasi. "Mungkinkah itu Vee putriku?" Tanya Denis menatap Inara lekat. "Entahlah, jika memang dia Velove kita, tandanya Tuhan telah memberimu jalan bertemu lagi dengannya," ucap Inara tersenyum kearah Denis "Aku berharap tadi benar-benar Vee, aku ingin memeluknya erat, aku merindukan putriku Inara," lirih Denis sambil memeluk Inara. Nadia menunggu kepulan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN