Rengga meletakkan beberapa kue dan gelas berisi dengan teh panas. Profesor Leko benar-benar datang sesuai janjinya bersama dengan beberapa ajudannya. Sebenarnya Rengga sedang tidak ingin diganggu karena ada kegiatan senam hamil untuk ibu-ibu yang akan dipandu oleh salah satu mahasiswa kesehatan yang kebetulan melakukan pengabdian untuk tugas akhirnya di desa ini. Namun karena Professor Leko sudah datang jauh-jauh, Rengga tidak mungkin mengusirnya. Ada banyak hal yang ingin Profesor Leko katakan kepadanya, khusunya menindak lanjuti tentang kabar meninggalnya rekan Rengga, yaitu Raden karena terkena demam berdarah. Profesor Leko sudah mengumpulkan semua berkas dan meminta keterangan Rengga terhadap kasus ini untuk diproses. Pihak rumah sakit daerah bahkan belum menghubunginya kembali, nam

