Takdir kah? Kebetulan kan? Atau skenario Tuhan? Rengga tidak akan pernah menyangka dan tidak akan pernah menduga jika dengan berada di sini, pertemuan itu terjadi untuk sekali lagi. Senyuman manis itu, wajah cantik yang tertutupi topi lapangan, sikap tegapnya yang menarik perhatian, dan rambut pendeknya yang lurus bergoyang terkena terpaan angin malam. Jatuh cinta, memang membuat seseorang bodoh dan lumpuh dalam logika. Lana, seragam polisinya yang pas dan sepatu bot-nya yang terkena lumpur tidak membuat perempuan itu kehilangan kecantikannya sama sekali. Bahkan Rengga bisa melihat dengan jelas keringat tipis di dahinya. Mungkin Tuhan selalu mempunyai rencana dalam setiap perjalanan umatnya. Namun, untuk apa? Mari kita cari tahu alasannya. Tim relawan malam ini datang dengan menggunakan

