BAB 49

2033 Kata

Tidak ada introgasi seperti dulu ketika Rengga memarkirkan mobil milikinya di depan kantor kepolisian. Wajahnya mulai familiar untuk rekan Lana yang berada di sana. Kadang Rengga juga berbaik hati untuk membawakan makanan seperti martabak atau kue kering untuk mereka. Katanya, mendekati orang dengan makanan lebih mudah. Akhir-akhir ini, Lana lebih sibuk ketimbang Rengga. Jadi dialah yang menunggu Lana pulang kerja. Jika hari biasanya, Rengga akan terlalu sering di rumah sakit ketika kondisi rumah sakit sedang ramai, saat ini Rengga bisa meluangkan waktunya untuk menunggu Lana pulang. Tidak berapa lama Lana keluar dan tersenyum sumringah ketika melihat sang suami tengah duduk sambil menatap ponselnya. Lana hapal sekali dengan apa yang sedang Rengga lakukan. Pasti mengecek e-mail atau mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN