Di ruang makan itu, sudah ada Arka yang saat ini tengah asik dengan tabletnya. Apakah dia harus benar-benar ke sana saat ini? Sungguh, hatinya merasa sangat ragu sekali. Overthinking, mungkin itulah yang Stella alami saat ini. "Duduk di samping ku!" perintah Arka denagn tegasnya. Pandangan pria itu tak teralihkan sedikitpun, dia tetap menatap ke arah tabletnya sampai saat ini. Stella mengedarkan pandangannya. Apakah saat ini, Arka tengah berbicara dengannya? Hatinya merasa sedikit ragu akan hal itu. Namun, di ruangan ini hanya ada dirinya saja, tak ada lagi orang lain. "Aku menyuruh mu, Stella!" Stella mengangguk, dia mulai melangkahkan kakinya menuju ke tempat Arka berada. Gadis itu mengambil tempat duduk yang berada tepat di samping Arka. Tak berapa lama kemudian, beberapa

