Gudang, itulah tempat Stella berada. Arka tak tahu bagaimana keadaan wanita itu, dia harap Stella baik-baik saja saat ini. Pria itu sudah membuat rancangan rencana yang terstruktur sebelumnya, tapi karena kejadian ini, Arka harus mengubah rencananya agar semuanya berhasil. Dia juga sudah menyiapkan anak buahnya untuk menyerang rumah ini. Tentu saja dia menjaga privasinya, dia tak akan membuat mereka tahu bahwa dirinya adalah dalang p*********n itu. Arka menghembuskan nafasnya dengan lega, akhirnya semua persiapan telah usai juga. Pria itu menatap ke arah 20 pria yang menjadi penyerang nya malam ini. Mereka semua memakai jaket hitam dengan sebuah kaaij yang menutupi sebagian wajahnya, tak akan ada orang yang mengenali mereka. Kedua tangan Arka terangkat, dia menepuk tangannya bebera

