Penyiksaan

1002 Kata

Secara perlahan, Stella mengangkat kepalanya. Dia menatap dengan takutnya Lia yang kini ada di depannya, sungguh wanita itu terlihat sangat menyeramkan sekali di matanya. Tubuhnya saja sudah merasakan merinding saat ini. Dia menelan ludahnya dengan susah payah, pandangan matanya jatuh ke arah tangan Lia yang kini memegang sebuah pisau. Apa yang ingin dilakukan oleh wanita itu, sehingga dia harus memegang pisau? "Kenapa? Kau takut?" Raut wajah yang Lia tunjukkan saat ini, benar-benar seperti seorang psikopat yang sangat menyeramkan sekali. Stella menggigit bibirnya dengan sekuat mungkin, agar ketakutan yang tengah dirasakan nya ini berkurang. Dia ingin pergi dari sini, tetapi kakinya sangat lemas sekali untuk beranjak dan juga tubuhnya seperti tak memiliki tenaga lagi untuk bangun.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN