POV MONA ____________ Hari ini aku bertekad untuk belajar memasak dari Aini, sudah kuhubungi adik iparku itu untuk datang ke sini setelah tadi Tio pergi bekerja. Semalam akhirnya kami menunggu nasi matang sambil ehemm ... Tio 'memakanku'. Kapan lagi kan suamiku yang lurus dan kaku kayak tiang listrik itu jadi agresif padaku. Tentu aku tidak menyiakan kesempatan itu untuk bermanja padanya. Saat dia dengan gemas mengigit daguku, kubilang aja sakit. Padahal mana ada gigitan mengemaskan itu menyakitkan yaa kan. Sambil menunggu Aini datang kubereskan sisa-sisa pertempuran kami semalam, tempat tidur yang masih berantakan itu terutama yang harus aku rapikan terlebih dahulu. Setelah itu baru akan ke dapur untuk membereskan piring kotor semalam, ya meskipun hanya dua piring dan dua gelas.

