Bab 55

1470 Kata

Mona membawaku ke kamar dan merebahkan tubuhku di tempat tidur. "Bagaimana aku harus mengobatimu?" tanya Mona. "Apa kamu perlu di kerok?" Sambungnya bertanya lagi. "Kamu bisa?" "Aku tidak pernah melakukannya tapi akan kucoba," sahut Mona. Mona keluar kamar dan tak lama kemudian, terdengar dia berbicara dengan Aini, sepertinya meminta minyak kayu putih dan koin untuk kerokan. Tak lama berselang istriku itu kembali lagi ke kamar dan menyuruhku membuka kaos yang aku pakai. Tangannya yang lembut dan halus mengusap-usap punggung. Membuat otaku traveling kemana-mana. "Kenapa diusap, bukan dikerok?" Aku bertanya padanya. "Aku tidak tega, kulitmu sepertinya tipis dan mulus gimana nanti kalau robek?" jawabnya. Aku ingin tertawa mendengar ucapannya, dikira aku perempuan, berkulit put

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN