Aku masih mencoba mencari Mona dengan melambatkan laju mobil, tapi tidak juga kutemukan jejak wanita itu. Segera kupacu mobil menuju rumah baru kami, aku berharap dia ada di sana. Setelah sampai dan memarkirkan mobil di halaman, aku segera masuk ke dalam rumah. Suasana rumah sepi, hanya terlihat Bibi saja sedang di dapur. Aku bergegas ke kamar untuk memastikan, berharap dia ada di tempat itu. "Bik, apa Mona belum pulang?" Akhirnya aku bertanya pada wanita yang membantu mengurus rumah kami ini. "Lah tadi kan pergi sama Mas Tio, memang gak bareng pulangnya?" jawab wanita yang berusia senja itu. Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya dan segera kembali ke kamar. Kuraih benda pipih di saku celanaku, sejak tadi aku tidak mencoba menghubunginya. Siapa tahu dia mau mengangkat telpon da

