~Sayang, aku kangen!~ ~Cepat pulang ya, aku pengen lagi... lagi! lagi!~ Pesan dari Mona datang bertubi-tubi sore menjelang pulang kerja. Katanya mau memanggil nama saja, tapi sekarang Sayang, Sayang. Pasti dia sengaja melakukannya. Setelah tadi pagi dia trus menempel padaku, membuatku hampir tidak masuk kerja. Sekarang dia mengirim pesan padaku agar aku cepat pulang. Aku menyungging senyum membaca pesan terakhir. Dia bilang mau lagi, dasar wanita pemberani. Minta lagi katanya? "Ehemm, ngapain senyum-senyum sambil pegang handphone begitu?" tanya Pak Arsen mengagetkanku. Tau-tau beliau sudah ada di depanku. "Bapak, sejak kapan datang?" aku bertanya canggung. Bisa-bisanya aku fokus dengan benda pintar itu hingga tidak tahu atasanku sudah ada didepan mejaku. "Baca apa sih, sampai tidak

