Bab 52

1024 Kata

Wajah itu begitu mendamba, seperti halnya diriku yang juga begitu menginginkannya. Kurengkuh tubuh langsing wanita yang sudah empat bulan lamanya menjadi istriku ini kedalam pelukanku, dan membawanya ke ranjang kami yang sejak siang tadi masih rapi dengan bunga-bunga di atasnya. "Apa kamu yakin akan melakukan ini, hem?" gumamku sambil mulai membuka kancing bajunya. "Kamu tidak akan bisa kembali seperti semula jika kita melakukan ini," aku masih berusaha meyakinkannya. Mona melingkarkan tangannya di leherku, "Tatap mataku, apa ada keraguan disana?" lirihnya. "Aku sudah menunggu dari empat bulan lamanya, lakukan sekarang!" Mona meyakinkan. Kuganti lampu kamar dengan lampu tidur yang remang-remang. "Tunggu!" cegah Mona. "Kenapa?" "Apa ini akan menyakitkan?" "Aku belum pernah mencobany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN