Chapter 52 Prewedding

1255 Kata

Hari ini aku bangun lebih pagi sebab ada janji untuk mengukur gaun. Mobil Indra sudah stand by di depan kost. Ternyata Pak Nanang yang menyetir kali ini. Indra duduk di bangku belakang sambil memangku laptopnya. Sepertinya dia sibuk bekerja. “Pagi Pak Nanang,” ucapku menyapa beliau. “Pagi, Mbak Vira. Udah siap?” “Udah dong. Pak Nanang udah sarapan?” “Udah, Mbak. Aman. Mbak Vira gimana?” Aku tersenyum. “Udah juga,” ucapku. “Kok lo duduk di depan?” tanya Indra kemudian. Aku menoleh ke belakang. “Ya kenapa emang? Gue mau ngobrol sama Pak Nanang. Lagian kalo kerja. Jadi biar lebih fokus aja,” ucapku kemudian mulai memasang sabuk pengaman. “Mbak Vira nggak papa duduk di belakang aja, Mbak.” Pak Nanang yang memintaku. “Udah nggak papa ayo. Kita jadwalnya padat hari ini,” ucapku. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN