Sudah malam hari dan Indra masih berkutat dengan pekerjaannya. Dia tadi memang sempat makan dan mandi, namun hanya sekadar itu. Lanjut lagi bekerja. Sementara aku mengisi waktu dengan teleponan tadi dengan Gina. Dia yang memberitahu semua kondisi tentang agensi. Tentu saja dia tahu karena sering rapat bersama. Sudah lebih dari satu bulan tapi konsep saja belum ditentukan. Katanya tidak ada yang bagus dari semua ide yang diajukan. Jadi masih revisi terus. Itu bukan kesengajaan karena masalah personal, memang nyatanya begitu. Aku meletakkan ponsel dan kemudian menatap ke arah Indra. Membosankan juga menghabiskan waktu begini saja. Indra entah akan selesai kerja jam berapa. Aku ingin berbincang tentang rencanaku namun sepertinya Indra akan bekerja cukup lama. Jadi aku putuskan untuk mem

