Selesai makan adalah waktunya untuk membeli gaun. Aku sudah menentukan pilihan untuk warna biru dongker. Biar terkesan mature saja. Indra juga katanya akan beli jas tapi aku pikir lebih baik beli dress ku dulu baru jasnya dia. Saat memilih dress tidak butuh waktu lama aku langsung jatuh cinta pada dress biru dongker yang aku lihat untuk pertama kali. Jadi bisa cepat membelinya. “Lo beli dress apa dah?” tanya Indra langsung mengambil alih paper bag di tanganku begitu aku selesai di kasir. Aku memang tidak memperlihatkannya pada Indra. Sebab saat masuk ke ruang ganti, aku membawa beberapa dress bersamaku. Sengaja biar surprise. Aku ingin lihat ekspresi Indra. Kalau dia terpukau, berarti seharusnya Ilham terpukau juga. “Liat aja lusa,” ucapku. “Anterin beli heels dulu ya. Baru nyari jas

